RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Perjuangan Memiliki Model Hidup-Nya


Renungan Harian Virtue Notes, 16 Maret 2012
Perjuangan Memiliki Model Hidup-Nya


Bacaan: Filipi 2:5-13

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.


Banyak orang Kristen yang sangat lancar mengatakan bahwa keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus bukan karena perbuatan baik, kemudian mengesankan bahwa perbuatan baik tidak penting. Mereka berpikir bahwa terlalu menghargai perbuatan baik bisa membahayakan prinsip “keselamatan hanya oleh anugerah”. Atmosfir yang dibangun dari theologia ini membuat banyak orang Kristen yang sebenarnya belum selamat tetapi merasa selamat dan merasa nyaman hidup sebagai orang yang telah diselamatkan bukan karena perbuatan baik tetapi oleh anugerah. Pikiran mereka sebenarnya menjadi dangkal dan picik sebab menyederhanakan proses keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus. Lebih mengerikan lagi adalah ketika diajarkan bahwa keselamatan itu sesuatu yang pasti akan diterima setiap orang Kristen yang mengaku percaya kepada Dia.

Menurut mereka percaya di dalam pikiran sudah cukup membuat seseorang menjadi sah sebagai anak-anak Allah dan pasti masuk Sorga. Seakan-akan, selama hidup di dunia ini boleh hidup seperti wajar dan normalnya manusia lain hidup. Pada waktu berurusan dengan Tuhan isinya adalah bagaimana memperoleh pertolongan untuk melestarikan model hidup seperti wajar dan normalnya orang lain hidup. Kemudian dijanjikan bahwa Tuhan akan memberkati dan memenuhi segala kebutuhan. Ini standar hidup yang sangat jauh dari apa yang Tuhan kehendaki. Ini model hidup manusia yang bukan anak Allah. Mereka tidak akan mewarisi Kerajaan Sorga.

Memang keselamatan dapat diterima seseorang bukan karena perbuatan baik, tetapi kalau seseorang memahami keselamatan dengan benar maka perbuatan baik adalah ciri dari seorang yang benar-benar telah selamat. Tentu perbuatan baik disini adalah perbuatan baik yang standarnya adalah model hidup Tuhan Yesus. Keselamatan adalah usaha Tuhan mengembalikan manusia kepada rancangan-Nya. Rancangan Allah adalah menciptakan manusia yang segambar dengan diri-Nya. Tuhan Yesus yang menampilkan manusia seperti gambar-Nya. Jadi, dari pihak manusia, keselamatan adalah usaha untuk memberi diri digarap oleh Bapa agar kembali kepada rancangan-Nya. Ini sama dengan usaha untuk memiliki model hidup seperti yang dimiliki Tuhan Yesus. Bila tidak melakukan hal ini berarti seseorang tidak menghargai keselamatan yang Tuhan sediakan. Perjuangan untuk menjadi anak-anak Allah yang satu model dengan Tuhan Yesus adalah perjuangan yang melekat dalam hidup orang percaya sampai Tuhan datang kembali atau kita dipanggil pulang.


Keselamatan adalah inisiatif Allah, tetapi manusia harus meresponinya dengan benar.


Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.