RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Perhiasan Indah

Renungan Harian Virtue Notes, 11 Desember 2011

Perhiasan Indah



Bacaan: 1 Petrus 3:3-4


3:3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,

3:4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.



Apa yang kita lakukan untuk mendandani tubuh kita? Mungkin kita menjaga berat badan dan figur tubuh dengan rajin berolah raga di pusat kebugaran. Mungkin kita merawat rambut dan kulit kita, bahkan menghabiskan banyak uang untuk itu. Mungkin kita menggunakan pakaian, sepatu dan aksesoris yang sesuai dengan musimnya dan membeli merek yang terbaik yang mampu kita beli. Mungkin kita mengenakan jam tangan, cincin, kalung dan perhiasan lainnya.


Itu semua mungkin membuat kita berharga di mata manusia; namun kalau kita mau menjadi berharga di mata Allah, kita harus mendandani manusia batiniah kita yang tersembunyi. Mendandani manusia batiniah adalah membangun pengertian mengenai nilai-nilai kehidupan sesuai dengan sudut pandang Tuhan, sama dengan memahami apa yang baik dan jahat dalam perpektif-Nya.


Kita perlu menyadari bahwa manusia lahiriah kita semakin merosot dari hari ke hari. Kita semakin tua, dan tidak bisa mencegah fakta bahwa suatu hari nanti kita akan mati. Tetapi tentu kita ingin meneladani Paulus, yang menyatakan bahwa manusia batiniahnya semakin dibarui dari hari ke hari (2Kor. 4:16). Manusia batiniahnya bukannya semakin rusak, melainkan semakin kuat, segar, dewasa dan sempurna. Itulah sikap hati yang terekspresi dalam perbuatan konkret kita setiap hari.


Maka untuk mendandani manusia batiniah kita, kita harus serius berinvestasi untuk itu, bahkan lebih mahal, lebih lama, dan lebih membutuhkan kerja keras daripada mendandani manusia lahiriah kita. Caranya adalah mengonsumsi makanan jiwa yang benar, yaitu Firman Tuhan yang murni, mempelajarinya dengan serius, dan melakukannya. Untuk itu harus ada pengorbanan yang kita lakukan, yaitu kerelaan membuang hal-hal yang mengotori jiwa kita, seperti berbagai hiburan dunia yang tidak bermanfaat untuk perkembangan rohani kita. Kita melihat di dunia yang semakin rusak ini hiburannya pun semakin bejat. Film, lagu, buku banyak yang dipakai Iblis untuk menyesatkan orang percaya dengan konsep-konsep duniawi dan filosofi agama-agama lain yang bertentangan dengan iman yang murni.


Jangan hanya kita ingat mendandani manusia lahiriah saja, tetapi melupakan manusia batiniah kita. Itu sejatinya suatu kebodohan. Dengan cara demikian kita menipu diri kita sendiri. Tidak ada gunanya memperoleh nilai diri melalui perhiasan lahiriah, sementara tidak ada perhiasan batiniah yang kita kenakan. Allah hanya memperhitungkan perhiasan batiniah itu. Bertindaklah sekarang untuk memiliki perhiasan indah nan abadi, sebelum terlambat.



Mendandani manusia batiniah adalah membangun pengertian mengenai nilai-nilai kehidupan sesuai dengan sudut pandang Tuhan.



Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.