RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Memukau Dunia

Renungan Harian Virtue Notes, 29 Juli 2011

Memukau Dunia



Bacaan: Matius 5: 20


5: 20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.



Baru-baru ini dunia dikejutkan oleh peristiwa di Jepang yang cukup menggetarkan jiwa. Jepang dilanda gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter, tsunami setinggi 10 meter, dan sekarang yang masih menghantui adalah kebocoran reaktor nuklir PLTN Fukushima. Yang terakhir ini masih sangat menakutkan, sebab radiasi radioaktif dari PLTN bisa membahayakan orang-orang yang terletak dalam radius puluhan kilometer darinya.


Sekalipun begitu banyaknya korban yang meninggal dan hilang, ternyata perilaku bangsa Jepang dalam menghadapi bencana tersebut ditulis berbagai media sebagai “memukau dunia”. Dunia menilai bangsa Jepang pantas disebut sebagai “bangsa yang beradab”, sebab sekalipun sedang dilanda kesulitan bahan makanan, mereka tidak berebut makanan. Dengan tertib mereka mengantre untuk membeli bahan makanan. Tidak ada penjarahan seperti yang terjadi hampir di semua negara yang menghadapi bencana. Pihak pedagang tidak menaikkan harga bahan makanan, bahkan diberitakan bahwa harga di supermarket diturunkan demi menolong korban bencana. Mereka tolong-menolong dalam kebersamaan; itulah yang membuat mereka sanggup melewati keadaan yang sangat sulit dan berat.


Bila kita hubungkan perilaku beradabnya bangsa dari Negeri Matahari Terbit tersebut dengan “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, sila kedua dalam Pancasila kita, kita patut merasa malu. Penjarahan Juni tahun 1998 dan berbagai tindakan anarkis bangsa kita akhir-akhir ini menunjukkan betapa jauhnya kita bisa disebut sebagai bangsa yang beradab. Kita boleh memiliki Pancasila; tetapi kalau tidak dipahami dan tidak diamalkan, tidak akan pernah kita menjadi manusia Pancasilais.


Demikian pula dalam kehidupan orang percaya. Bila tidak memahami jalan hidup yaitu Firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab, tidak akan pernah kita menjadi manusia beradab sesuai ukuran Kerajaan Allah. Percuma mempunyai Alkitab secara fisik kalau tidak digali kebenaran-Nya. Seharusnya Firman Tuhan yang memuat kebenaran Allah mampu menciptakan manusia yang memiliki kesantunan hidup melampaui siapa pun. Tuhan Yesus sendiri menghendaki agar kita memiliki kehidupan yang luar biasa. Kalau hari ini tidak banyak orang Kristen yang memancarakan kehidupan sebagai warga Kerajaan Surga yang memukau lingkungannya, itu karena mereka tidak sungguh-sungguh memahami dan mengamalkan kebenaran Firman Tuhan dan kehendak-Nya. Kalau bangsa Jepang dengan filosofinya bisa memukau dunia, seharusnya anak-anak Tuhan dengan Alkitab lebih dari itu.



Firman Tuhan mampu menciptakan manusia dengan kesantunan hidup yang memukau dunia.



Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.