RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Seperti Bayi

Renungan Harian Virtue Notes, 22 Januari 2011

Seperti Bayi



Bacaan: 1 Petrus 2: 1-3


2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.



Untuk membangun hidup baru di dalam Tuhan, kita harus meruntuhkan hidup lama kita. Rasul Petrus berkata, bahwa karena kita sudah dilahirkan kembali oleh benih yang tidak fana (1Ptr. 1:23), kita harus mau menjadi seperti bayi yang baru lahir, yang selalu mengingini susu yang murni dan rohani.


Menjadi seperti bayi yang baru lahir adalah wajib, bukan hanya bagi orang Kristen yang baru bertobat, melainkan bagi seluruh orang Kristen yang lahir baru. Jadi jangan menganggap ini hanya bagi petobat baru yang belum dewasa rohani, sebab menjadi seperti bayi yang baru lahir berarti mau mengosongkan dirinya dari hidup lamanya, merendahkan diri dan menganggap dirinya belum mengerti apa-apa, dan senantiasa merindukan susu.


Yang dimaksudkan dengan susu yang murni dan rohani adalah Firman Tuhan. Makanan apa lagi yang dapat menjadi nutrisi bagi hidup baru kita? Kata “murni” aslinya tertulis δολος (ádolos), yang artinya “jujur, tulus, tanpa tipuan” atau juga “tidak tercemar, tidak dicampur dengan bahan lain”. Seperti bayi yang memang merindukan air susu ibu yang murni, firman yang murnilah yang harus menjadi makanan jiwa kita. Bayi dapat sakit apabila susunya tercemar; demikian pula manusia baru kita akan dapat teracuni apabila firman yang kita peroleh tercemar. Waspadalah dengan firman yang sudah dicampur filosofi dunia dan pengaruh agama-agama lain.


Kata yang digunakan untuk menyatakan susu yang rohani adalah λογικός (loyikós). Artinya, “masuk akal” atau “logis”. Jelas artinya logika kita harus berperan, sehingga kita bisa mendeteksi apakah firman yang kita terima itu benar atau tidak; apakah itu Injil yang benar—yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dan para rasul—atau ternyata Injil yang lain.


Hanya Firman Tuhan yang murni dan logislah yang bisa membangun manusia baru kita, dan menyelamatkan kita. Jadi jangan heran mengapa banyak orang Kristen begitu sakit, lemah dan kerdil kerohaniannya. Itu karena mereka diracuni oleh makanan asing yang tidak sesuai bagi pertumbuhan kerohanian mereka. Bayangkan bila seorang bayi yang baru lahir diberi minum soda susu atau soda gembira. Sebanyak apa pun soda susu kita berikan kepada bayi yang baru lahir, ia tidak akan bertumbuh sebagaimana mestinya, bahkan bisa mati.



Hanya Firman yang murni dan logislah yang bisa membangun manusia baru kita.



Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.