RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Agen Ganda

Selasa, 4 Mei 2010


Bacaan : Hakim-hakim 16 : 4-22

Simson dan Delila

16:4 Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila. 16:5 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: "Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu." 16:6 Lalu berkatalah Delila kepada Simson: "Ceritakanlah kiranya kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar, dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan?" 16:7 Jawab Simson kepadanya: "Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru, yang belum kering, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga." 16:8 Lalu raja-raja kota orang Filistin membawa tujuh tali busur yang baru yang belum kering kepada perempuan itu dan ia mengikat Simson dengan tali-tali itu, 16:9 sedang di kamarnya ada orang bersiap-siap. Kemudian berserulah perempuan itu kepadanya: "Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Tetapi ia memutuskan tali-tali busur itu seperti tali rami yang terbakar putus, apabila kena api. Dan tidaklah ketahuan di mana duduk kekuatannya itu. 16:10 Kemudian berkatalah Delila kepada Simson: "Sesungguhnya engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Sekarang ceritakanlah kiranya kepadaku dengan apa engkau dapat diikat." 16:11 Jawabnya kepadanya: "Jika aku diikat erat-erat dengan tali baru, yang belum terpakai untuk pekerjaan apapun, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga." 16:12 Kemudian Delila mengambil tali baru, diikatnyalah dia dengan tali-tali itu dan berseru kepadanya: "Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson!" --di kamar ada orang bersiap-siap--tetapi tali-tali itu diputuskannya tanggal dari tangannya seperti benang saja. 16:13 Berkatalah Delila kepada Simson: "Sampai sekarang engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Ceritakanlah kepadaku dengan apakah engkau dapat diikat." Jawabnya kepadanya: "Kalau engkau menenun ketujuh rambut jalinku bersama-sama dengan lungsin lalu mengokohkannya dengan patok, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga." 16:14 Kemudian perempuan itu mengokohkan lagi tenunan itu dengan patok, lalu berserulah ia kepadanya: "Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson." Tetapi ketika ia terjaga dari tidurnya, disentaknya lepas patok tenunan dan lungsin itu. 16:15 Berkatalah perempuan itu kepadanya: "Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar." 16:16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. 16:17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: "Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain." 16:18 Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang Filistin, katanya: "Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku." Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu kepadanya sambil membawa uang itu. 16:19Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. 16:20 Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia. 16:21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling. 16:22Tetapi rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur.


Dalam sebuah peperangan, terdapat strategi menghancurkan dari dalam, yang biasanya dilakoni oleh agen ganda. Agen ganda ini merupakan musuh dalam selimut. Ia ada di tengah-tengah kita, tetapi sebetulnya berpihak pada musuh.

Dalam kisah Simson dan Delila, kita bisa melihat contohnya. Simson adalah hakim Israel yang mengabdikan hidupnya untuk melawan musuh Israel, yaitu bangsa Filistin. Delila yang dicintai Simson diam-diam merupakan agen ganda, 'femme fatale' (wanita pembawa bencana) terhadap Simson. Dengan tipu dayanya, Delila berhasil membujuk Simson untuk membongkar rahasia kekuatannta, sehingga akibatnya Simson berhasil ditangkap oleh orang Filistin.

Demikian juga iblis menyusupkan agen ganda di antara orang-orang percaya, yaitu mereka yang membawa hal-hal yang kelihatan baik di mata manusia, padahal sesungguhnya tipu daya iblis. Orang-orang yang menyebut dirinya hamba TUHAN seharusnya ada di pihak TUHAN, tetapi kenyataannya mereka menjadi alat iblis yang mengajarkan injil yang palsu. Mereka mengajarkan hal-hal yang menyenangkan bagi manusia : Kemakmuran duniawi, jaminan hidup enak di bumi, dan sebagainya, padahal itu semua merusak kehidupan Jemaat TUHAN yang dalam ketulusan ingin dibimbing kepada kebenaran. Kasihan, mereka bisa jatuh menuju kegelapan abadi.

Lalu ada lagi bahaya dari teman-teman dan saudara-saudara kita yang memperkenalkan kita dengan hobi-hobi, teknologi komunikasi dan hiburan yang baru, dan sebagainya. Memang dalam kadar yang wajar, jika hal-hal itu tidak mengikat kita itu memang tidak bermasalah. Namun dengan dorongan dan pengaruh dari orang-orang yang kita anggap mengasihi kita, tanpa kewaspadaan, kita bisa terikat kecanduan terhadap hal-hal tersebut. Akibatnya waktu kita sibuk dihabiskan untuk memuaskan hobi kita, main game sepanjang hari, chatting sepanjang hari, dan sebagainya, dan tidak ada lagi waktu untuk belajar kebenaran. Jadi orang-orang yang kita anggap mengasihi kita, tanpa sadar sebetulnya dimanfaatkan iblis yang licik itu sebagai agen ganda untuk menjatuhkan kita.

Jadi dalam peperangan melawan iblis, kita harus waspada, agar jangan sampai kita dijatuhkan oleh agen ganda, seperti Simson; dan juga jangan sampai kita menjadi agen ganda yang dimanfaatkan iblis, karena kebodohan kita sendiri.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.