RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Ladang Yang Menguning

Renungan Harian Virtue Notes, 4 April 2011

Ladang Yang Menguning



Bacaan: Yohanes 4: 31-38


4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."

4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal."

4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?"

4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.

4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.

4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."



Sebagai orang percaya, kita harus mempunyai passion untuk melayani Tuhan dengan melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya. Kalau dalam hidup ini kita sudah terbiasa melakukan kehendak Tuhan setiap hari, kita akan berusaha menemukan proyek-proyek pelayanan yang menjadi bagian kita, yang ditujukan untuk keselamatan orang lain.


Dengan sendirinya kita akan dituntun Roh Kudus menemukan tempat kita harus melayani Tuhan dalam tindakan konkret. Sebagai buahnya, orang yang belum mendengar berita keselamatan bisa mendengarnya, dan mereka yang sudah percaya didewasakan sehingga layak dimuliakan bersama dengan Tuhan Yesus.


Apabila kita belajar menemukan kehendak Tuhan untuk kita lakukan setiap hari, maka kita akan diberi-Nya kepekaan untuk mengetahui bagian apa yang harus kita lakukan dalam proyek penyelamatan atas dunia. Bertumbuhnya pengenalan akan Tuhan dan pergaulan pribadi dengan Tuhan serta kesediaan kita melayani Tuhan dengan segenap hidup akan mencelikkan mata kita untuk melihat “ladang Tuhan yang sudah menguning”. Orang yang melihat ladang tersebut akan mempertaruhkan segenap hidupnya dengan rela; bukan sekadar ikut-ikutan menjadi “penggembira” dalam pelayanan, melainkan bersedia menjadi “roti yang terpecah dan anggur yang tercurah” bagi pekerjaan-Nya.


Kalau ada orang yang mengambil bagian dalam kegiatan pelayanan tetapi tidak memiliki passion yang benar, cepat atau lambat ia akan mengganggu pekerjaan Tuhan, bahkan sampai merusak. Seperti Yudas Iskariot yang melayani bersama-sama dengan Tuhan Yesus tetapi ingin memperoleh keuntungan untuk dirinya sendiri. Yudas-Yudas hari ini juga mencari keuntungan untuk dirinya sendiri, baik keuntungan materi maupun keuntungan yang lain. Mereka membangun kerajaannya sendiri, bukan kerajaan Tuhan Yesus. Jadi tanpa passion yang benar, pelayanannya pun pasti tidak benar dan tidak akan menghasilkan jiwa-jiwa yang benar-benar diseberangkan ke Kerajaan Allah.


Orang yang mempunyai passion yang benar pasti bekerja di ladang Tuhan yang sudah menguning dan menerima upahnya di dunia ini sekarang (ay. 36), bukan dalam bentuk uang, harta maupun ketenaran pribadi, melainkan sukacita bahwa kita diizinkan untuk ikut serta dalam tugas termulia yaitu proyek penyelamatan dunia ini. Dan buahnya di kekekalan adalah mahkota dan kemuliaan bersama dengan Tuhan kita, Yesus Kristus.



Dengan passion yang benar, dengan rela kita akan mempertaruhkan segenap hidup kita untuk bekerja di ladang Tuhan yang menguning.



Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.