RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Berjuang Untuk Menyambut Keselamatan

Renungan Harian Virtue Notes, 15 April 2011

Berjuang Untuk Menyambut Keselamatan



Bacaan: Ibrani 12: 3-4


12:3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

12:4. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.



Akibat pemberontakan manusia pertama, semua manusia telah terjual di bawah kuasa dosa (Rm. 7:14). Tidak ada yang dapat membuat manusia bebas dari keadaan ini, kecuali Tuhan Yesus Kristus yang dikandung dari Roh Kudus. Karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus memberikan fasilitas kepada manusia untuk mengalami kemerdekaan, antara lain: kebebasan dari pemilikan kuasa kegelapan—Iblis tidak berkuasa lagi atas kita; Roh Kudus yang menjadi pendamping (παράκλητος, paraklētos) untuk membawa manusia kepada segala kebenaran-Nya —tanpa Roh Kudus, kita tidak bisa mengerti kehendak Bapa; kebenaran Injil yang berkuasa menyelamatkan—kebenaran yang memerdekakan; penggarapan Tuhan yang intensif melalui segala peristiwa yang terjadi dalam hidup kita untuk penyempurnaannya agar serupa dengan Kristus.


Semua ini memungkinkan manusia untuk hidup menurut roh atau berjalan dalam kehendak Tuhan atau menjadi manusia seperti yang dikehendaki oleh Tuhan. Ini anugerah yang diberikan-Nya secara cuma-cuma. Tentu hanya orang yang meresponi anugerah Tuhan tersebut yang akan memperoleh kemerdekaan.


Jadi kemerdekaan Kristiani untuk tidak hidup dalam dosa tidak otomatis dialami atau terjadi dalam kehidupan seseorang. Tuhan menyediakan sarana dan berbagai fasilitasnya, agar orang percaya mengalami kemerdekaan itu. Dengan meresponinya dan memperjuangkannya, maksud penyelamatan Allah atas kita untuk hidup dalam kemerdekaan bisa tercapai.


Penulis kitab Ibrani mengingatkan kita agar selalu ingat akan Yesus, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya kita tidak menjadi lemah dan putus asa. Nasihat yang berbunyi “Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah” menunjukkan bahwa kalau Tuhan Yesus sudah menderita begitu berat untuk kita agar kita dibebaskan dari kuasa dosa, maka kita harus mengimbangi penderitaan Tuhan tersebut dengan perjuangan yang keras, agar kita sungguh-sungguh merdeka atas dosa, artinya agar dosa tidak lagi berkuasa atas kehidupan kita ini.


Tuhan Yesus telah menyelesaikan bagian-Nya, yaitu tugas penyelamatan yang diberikan Bapa kepada-Nya. Kita perlu menyelesaikan bagian kita juga, yaitu menyambut keselamatan yang disediakan-Nya tersebut dengan perjuangan pula. Prinsip sola gratia berarti kita menerima keselamatan yang hanya oleh anugerah-Nya, dengan perjuangan sebagai respons, sama sekali bukan jasa.



Kita harus mengimbangi penderitaan Tuhan Yesus dengan perjuangan yang keras agar dosa tidak lagi berkuasa atas kehidupan kita.



Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.