RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

DIA Lah Sang Pencipta

Renungan Harian Virtue Notes, 7 Nopember 2010

DIA Lah Sang Pencipta


Bacaan: Yohanes 1:9-11

1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.


Salah satu hal yang sering menjadi batu sandungan dan bahan perdebatan bagi banyak orang Kristen dan non-Kristen adalah mengenai hal keilahian Yesus. Orang non-Kristen tidak bisa menerima bahwa Yesus Kristus adalah Allah, sebab pemahaman mereka Allah itu Esa, yang di dalam arti matematis berarti satu, bukan dua, tiga atau empat. Menurut mereka, Yesus hanya seorang manusia yang hebat, manusia yang luar biasa, bisa disebut nabi, tetapi bukan Allah. Bagaimana mungkin seorang manusia menjadi Allah?

Sebagai orang Kristen, bagaimanakah kita seharusnya menjawab mereka? Mengapa Yesus diakui sebagai Allah? Ternyata banyak orang Kristen yang tidak dapat menjawabnya, karena mereka pun memiliki landasan/konsep yang sama, yaitu Allah itu esa dalam arti matematis. Bahkan hal ini dianggap sebagai suatu keagungan, sesuatu yang memberi nilai tinggi, sesuatu yang memberi kualitas atas diri Allah. Sedangkan jika Allah itu tidak esa, maka hal itu dianggap tidak berkualitas, tidak bernilai tinggi. Sekarang kita dihadapi oleh satu pertanyaan, siapakah manusia sehingga berhak membuat ukuran/batasan bahwa Allah itu satu? Bukan dua, tiga atau lebih? Manusia sama sekali tidak berhak membuat ukurannya, manusia tidak berhak menentukan parameternya dan landasannya.

Allah kita itu tunggal (esa), dan kita mengaku bahwa tidak ada Allah selain Dia. Tetapi dalam keesaan-Nya itu ada kejamakan: ada Allah Bapa dan Allah Anak dan Roh Kudus. Roh Kudus inilah yang disebut παράκλητος (paraklētos, pendamping atau penolong) yang diutus oleh Allah Bapa untuk mendampingi orang percaya, supaya orang percaya bisa bertumbuh dalam kesempurnaan.

Tentu sebagai Allah, Yesus memiliki kekuatan dan kekuasaan. Dan ternyata Ialah Sang Logos atau Firman, yang telah ada sebelum segalanya ada, dan bersama dengan Bapa menciptakan langit dan bumi. Di dalam ay. 10 dikatakan, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya…” maka bisa dikatakan bahwa Ialah yang empunya dunia ini, termasuk kita semua.

Jadi, jika nanti kita bertemu sosok Tuhan Yesus, itu berarti kita bertemu bukan hanya dengan Juruselamat yang menyelamatkan dan menyembuhkan dan menolong kita, tetapi kita bertemu dengan sosok Sang Pencipta. Betapa besarnya kehormatan yang kita terima, kalau kita saat ini diperkenankan melayani Sang Pencipta alam semesta. Karena itu hayatilah kehidupan kita setiap hari sebagai bentuk pelayanan kepada Sang Pencipta, dan sama sekali bukan beban.


Tuhan Yesus adalah pribadi Allah, yang bersama dengan Bapa menciptakan alam semesta ini.


Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.