RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Taman Hidup Yang Lain

Renungan Harian Virtue Notes, 12 September 2011

Taman Hidup Yang Lain



Bacaan: Yohanes 17: 15-17


17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

17:16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.



PADA Agustus 2010, 33 orang pekerja tambang di Cile utara terjebak di dalam tanah, pada kedalaman sekitar 700 meter. Mereka terperangkap selama 62 hari sampai akhirnya dapat dikeluarkan melalui sebuah operasi penyelamatan yang amat rumit dan belum pernah terjadi sebelumnya.


Keberadaan manusia berdosa dalam dunia seperti terjebak dalam tambang itu. Tetapi kalau keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus sekadar digambarkan sebagai menyelamatkan para penambang agar bisa keluar dan hidup normal seperti anak-anak dunia pada umumnya, ini tidak benar. Para penambang yang keluar akhirnya juga akan mati sebagai manusia. Artinya meloloskan mereka dari kuburan di kedalaman tanah itu hanyalah menunda kematian.


Keselamatan yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus lebih dari itu. Keselamatan bisa digambarkan sebagai usaha untuk memindahkan kita dari kuburan tambang tersebut ke taman hidup yang lain. Yang terutama dalam keselamatan ini adalah bagaimana kita diperkenankan memasuki taman hidup lain, yang disediakan oleh Tuhan itu. Kalau kita masih hidup di dunia ini, sebetulnya kita seperti masih ada dalam kuburan tambang tersebut. Tidak usah kita menginginkan untuk diangkat dari kuburan ini; tetapi sementara ada dalam tambang yang pengap ini, marilah kita mempersiapkan diri untuk diangkat ke taman hidup yang lain.


Dalam doa-Nya, Tuhan Yesus berkata, “Aku tidak meminta, supaya Engkau meng-ambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat” (ay. 15). Dari doa Tuhan ini dapatlah ditangkap maksudnya bahwa orang percaya tidak boleh keluar dari dunia hanya karena kesulitannya, tetapi harus ada di dunia ini untuk sementara waktu untuk persiapan masuk taman hidup yang indah di kemudian hari. Ini nyata dari pernyataan-Nya berikutnya: “Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran” (ay. 16–17).


Jadi jika Injil dipahami salah, keselamatan dalam Yesus Kristus tidak dapat terwujud dalam kehidupan banyak orang. Injil yang benar bukanlah jalan untuk dapat menyelamatkan manusia dari persoalan-persoalan di bumi ini seperti sakitpenyakit, masalah keluarga, ekonomi, karier, jodoh, keturunan dan lain sebagainya. Itu semua pada dasarnya hanyalah pemenuhan kebutuhan jasmani yang bukan masalah besar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk kekal. Wujudkan rencana penyelamatan Allah atas diri kita dengan pemahaman Injil yang benar, yaitu dengan kerelaan untuk kehilangan segala sesuatu demi penyelamatan jiwa yang abadi.



Hidup kita hari ini bagaikan tambang pengap tempat kita mempersiapkan diri memasuki taman hidup abadi.



Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.


Bookmark and Share

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.
 
Powered By Blogger