RSS
email

Dapatkan Renungan Virtue Notes Langsung ke Email Anda!

Arti Menjadi Hidup Baru

Rabu, 17 Maret 2010

Bacaan : Kolose 3 : 1-6

Apa arti menjadi hidup baru? Mengakhiri kehidupan lama. Lalu, apakah kehidupan lama itu? Kehidupan yang tidak bernafas surgawi, kehidupan yang menunjuk segala sesuatu yang meyangkut pola berpikir, cita-cita, gaya hidup, keinginan dan segala hasratnya. Ini yang dimaksud 'diri sendiri'. Jadi mengakhiri kehidupan lama bukan hanya 'sekedar' menjadi orang yang mulai rajin ke Gereja dan bermoral lebih baik, tetapi benar-benar meninggalkan 'diri sendiri'.

Telisik segala keinginan dan cita-cita Anda, meski kelihatannya untuk TUHAN, namun jika penuh dengan ambisi manusiawi artinya Anda masih memiliki diri sendiri. Kehidupan yang baru tidak akan bertumbuh dengan baik bila belum mengakhiri kehidupan yang lama, kehidupan "memiliki diri sendiri". Hal ini harus selalu melalui proses dan proses tersebut harus benar-benar berlangsung atau dilewati. Proses ini disebut sebagai belajar mengakhiri kehidupan yang lama dan memulai kehidupan yang baru.

Banyak orang tidak sanggup karena tidak berani mengambil tindakan yang dianggap konyol : keluar dari zona kenyamanan dan mengikuti TUHAN Yesus yang 'kelihatannya' tidak menjanjikan masa depan yang jelas.

Pada akhirnya hanya ada dua tujuan jiwa kita : Surga kekal atau neraka kekal. Kalau kita sudah tahu mengenai hal ini namun tidak berani mengambil tindakan untuk mengikut TUHAN Yesus dan mengakhiri kehidupan lama, apakah sebutan yang tepat untuk kita???

Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Lisensi Creative Commons
Renungan Virtue Notes is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Unported License.
Berdasarkan karya di virtuenotes.blogspot.com.